Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah pendekatan yang digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam upaya peningkatan sanitasi dan kesehatan lingkungan. Program ini bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat terkait kebersihan dan kesehatan, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari penyakit yang berhubungan dengan sanitasi buruk.
Tujuan STBM:
- Meningkatkan akses terhadap sanitasi yang layak di masyarakat.
- Mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan, misalnya dengan tidak buang air sembarangan (BABS), mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
- Mengurangi angka penyakit yang disebabkan oleh sanitasi yang buruk, seperti diare, kolera, atau penyakit kulit.
- Mencapai kondisi masyarakat yang mandiri dalam menjaga dan memperbaiki sanitasi secara berkelanjutan tanpa bergantung pada bantuan eksternal.
Prinsip STBM:
STBM berfokus pada pendekatan berbasis masyarakat dan partisipatif, yang berarti seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, organisasi non-pemerintah (NGO), dan warga, terlibat aktif dalam merencanakan, melaksanakan, dan memantau program sanitasi.
Prinsip dasar STBM meliputi:
- Keterlibatan masyarakat: Masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku yang merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program.
- Pendekatan berbasis perilaku: STBM lebih menekankan pada perubahan perilaku masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, bukan hanya pada pembangunan infrastruktur sanitasi.